Artikel

Seni Anyaman Tradisi Agraris Tahun 2020

(Pariwara Bali)-Seni anyaman tradisi agraris Bali kini mulai ditinggalkan oleh generasi muda. Hal ini membuat kekhawatiran pengetahuan dan budaya kearifan lokal (Local Wisdom) akan semakin memudar.Berangkat dari kondisi tersebut tahun 2020 ini Pemkab Tabanan Dinas Kebudayaan UPTD. Museum Subak menggelar kegiatan belajar bersama tentang “Seni Anyaman Tradisi Agraris” melibatkan generasi muda/truna truni dari 10 Kecamatan se Tabanan.Ketua Panitia yang juga selaku Kepala UPTD. Museum Subak Ida Ayu Ratna Pawitrani, S.Sos.

Museum Subak Gelar Kegiatan 'Seni Anyaman Kekayaan Tradisi Agraris'

Tabanan– Museum Subak Tabanan bersama Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan kembali menggelar kegiatan pelestarian budaya. Kegiatan yang bertajuk ‘Seni Anyaman Kekayaan Tradisi Agraris’ itu digelar mulai Selasa (13/10/2020) hingga 21 Oktober 2020 di areal sawah Museum Subak Tabanan. Kepala UPT Museum Subak Tabanan, Ida Ayu Ratna Pawitrani mengatakan bahwa kegiatan itu digelar untuk mengenalkan subak dan juga Museum Subak kepada masyarakat umumnya dan kepada Sekaa Teruna Teruni pada khususnya melalui menganyam

MEGANDU : Permainan dalam Tradisi Agraris

Zaman dulu, tidak hanya orang tua yang melakukan aktivitasnya di sawah, tetapi juga anak-anak. Biasanya mereka menggembala sapi, menyabit rumput, mencari kayu bakar, memetik sayur, mencari capung, memancing ikan ataupun menangkap belut. Selain meringankan pekerjaan orang tua, anak-anak pun riang karena dapat menghabiskan waktu dengan bermain. Ya… bermain bersama di areal sawah. Adalah Megandu, sebuah permainan anak yang sangat kental dengan budaya agraris, yang sangat erat hubungannya dengan lingkungan alam

Pameran Museum Subak Tabanan Photographer Forum

Pameran Museum Subak Tabanan Photographer Forum (TPF) Tabanan 19/8/2019, Kepala UPTD Museum Subak Kabupaten Tabanan Ida Ayu Pawitrani membuka pameran foto subak. Pameran foto subak ini merupakan upaya yang dilakukan oleh pengelola Museum Subak dalam memperbaiki citra Museum Subak. Dalam pembukaan tersebut salah satu penampilan yang memukau adalah Tari Celepuk yang dibawakan olah muda mudi Banjar Pagi, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan. Uniknya lagi, tarian tersebut tidak diiringi gamelan seperti